Jakarta - Pemerintah India mengancam akan melarang seluruh rakyatnya menggunakan blackberry dan layanannya. Pemerintah India memberi batas waktu sampai akhir Agustus 2010 bagi produsen Blackberry untuk memberikan akses servernya.
Dikutip detikcom dari AFP, Jumat (13/8/2010), Menteri Dalam Negeri India menuturkan operator telekomunikasi di negaranya akan menutup kerjasama jika produsen Blackberry, Research In Motion (RIM) tidak menyetujui tawaran tersebut. Jika solusi teknis tersebut tidak ditepati sampai tanggal 31 Agustus 2010, Pemerintah India akan mengkaji untuk memblokir layanan email dan pesan Blackberry dari India.
Sebelumnya Pemerintah India telah memberikan peringatan. Operator telekomunikasi seperti Bharti Airtel dan Vodafone yang memberikan layanan BlackBerry , memahami keinginan Pemerintah India ini. Namun RIM menyampaikan bahwa hal tersebut tidak memungkinkan karena hanya ada satu kode akses yang dipegang sendiri oleh RIM.




0 comments:
Posting Komentar