selamat datang di www.unikindo.blogspot.com temukan lebih dari 10.000 artikel unik dan selalu terupdate setiap harinya!

Inilah Penjelasan Sakit Batu Empedu Sering Di Kira Maag

Written By unik on Rabu, 22 September 2010 | Rabu, September 22, 2010

Quote:

Penyakit batu empedu merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat. Namun, tak sedikit pasien penderita batu empedu awalnya mengira sakit yang dideritanya hanya gangguan pencernaan biasa seperti maag.

Seperti diungkap Dr Rino Alvani Gani, Sp.PD (KGEH), spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit International Bintaro, Tangerang, banyak pasien yang tak sadar dirinya sering mengeluh sakit maag, padahal sebenarnya mengalami sakit batu empedu. "Faktanya, gejala sakit batu empedu memang mirip sekali dengan sakit maag. Tak sedikit penderita kerap bolak-balik ke dokter dan diberi obat maag, tapi tak kunjung membaik," ungkap Rino dalam Pembahasan Penatalaksanaan Batu Empedu di Rumah Sakit International Bintaro, Kamis (18/9)
Quote:

Hal itu dapat terjadi karena keluhan dirasakan di tempat berdekatan, yakni lambung dan kantong empedu, di mana keduanya terletak di ulu hati. Jika salah satu organ ini mengalami peradangan, rasanya hampir sama. "Orang banyak mengira maag dan kembung. Tetapi setelah beberapa kali pemeriksaan ternyata ada batu di kantung atau saluran empedunya," ungkap Rino.

Untuk membedakannya dengan maag, lanjut dokter yang pernah menjadi peneliti terbaik di Fakultas Kedoteran UI itu, perlu diperhatikan penjalaran dan frekuensi nyeri. "Kalau maag frekuensi sakit biasanya pelan-pelan hingga akhirnya rasa sakitnya begitu hebat. Tetapi bila batu empedu sakitnya tiba-tiba timbul dengan sangat dan kemudian bisa hilang begitu saja," terangnya.
Quote:

Peradangan pada kantung dan saluran empedu juga menimbulkan nyeri di bawah tulang iga agak sedikit ke kanan. Rasa nyeri berpotensi menjalar hingga ke pinggang bagian kanan dan bahu kanan. Bila lambung yang meradang, nyerinya terasa lebih sedikit ke atas ulu hati dan ke kiri.

"Rasa sakit biasanya juga terjadi dalam 2 hingga 4 jam setelah menyantap makanan yang berlemak. Timbulnya tiba-tiba sering kali antara jam 9 malam hingga 6 pagi," jelasnya.

Batu empedu, lanjut Rino, biasanya terbentuk di dalam kantung empedu atau di saluran empedu dan saluran hati. Batu ini dapat memicu radang dan infeksi pada kantong empedu dan di saluran lain bila batu keluar dari kantung empedu dan menimbulkan penyumbatan di saluran lain.

"Batu empedu berukuran kecil lebih berbahaya dibanding batu berukuran besar. Karena yang kecil berpeluang berpindah tempat atau berkelana ke tempat lain dan memicu masalah lainnya," ujarnya.

Rino menambahkan, sakit batu empedu yang dialami penderita Asia dan Barat dipicu oleh penyebab berbeda. Riset menunjukkan, penyakit batu empedu di Asia umumnya disebabkan infeksi di saluran pencernaan, sementara di Barat dipicu empat faktor risiko, yakni jenis kelamin wanita, usia di atas 40 tahun, diet tinggi lemak, dan kesuburuan.

Di Asia termasuk Indonesia, faktor pencetus infeksi dapat disebabkan kuman yang berasal dari makanan yang dikonsumsi. Infeksi bisa merambat ke saluran empedu sampai ke kantung empedu. "Di Indonesia, penyebab yang paling utama bukan karena lemak atau kolesterol, tetapi akibat infeksi-infeksi di usus. Infeksi ini menjalar tanpa terasa menyebabkan peradangan pada saluran dan kantung empedu sehingga berakibat cairan yang berada di kantung empedu mengendap dan menimbulkan batu," paparnya.

Infeksi yang terutama menyebabkan batu empedu, kata Rino, adalah tifoid atau sakit tifus. "Tifus itu kumannya muara atau teramilan terakhir di akntong empedu dapat menyebabkan peradangan lokal di situ yang tidak dirasakan pasien tidak merasa sakit atau demam," katanya.



Kebiasaan pasien untuk tidak meneruskan obat antiobiotik hingga tuntas juga dapat memicu timbulnya batu empedu. Kuman akan terus berada di kantung empedu karena dalam siklus perjalanannya akan bermuara di kantung empedu. "Oleh sebab itu, antibiotik harus dihabiskan supaya kuman di kantong empedu benar-benar habis," ujarnya.

Quote:
PEMBURU HOT THREAD Independent,No SG But I'll Never Walk Alone
Quote:
Originally Posted by cogan_aja View Post
iya gan gw juga divonis kena penyakit ini dulu sama dokter. bahkan katanya hrs diangkat. tp hrs kedokter spesialis
awal2 gejala emg mirip bgt sama maag, cuma lbih parah
makan ataupun minum apa aja engga masuk sama sekali. pasti keluar lg dlm bentuk muntahan
ternyata empedu gw luka gara2 gw makan fastfood yg ada jualan rootbeernya itu, keliatannya sih sambelnya. soalnya sblmnya gw merasa ga apa2
itu lsg seketika malemnya lsg keluar semua makan malem gw
dan bgtu terus sampe pagi. lemes and pusing bgt pokoknya.
trs berhubung hr minggu jadinya lah gw kudu ke dokter UGD, dan dokternya scr umum lsg menyimpulkan gw kena penyakit maag dan lsg disuntik untuk maag
dan ga lama kemudian setelah sampe rumah, gw lsg menggigil ga karu2an sampe panik org serumah, berapa lapis pun lu pake pakaian tetep aja menggigil. karena jelas aja obatnya salah
alhamdulillahnya Allah masih ngasih gw kekuatan masih bisa nunggu besokannya, lsg ke dokter keluarga
dirujuk ke spesialis di RSCM, alhamdulillah dokternya meyakinkan
gw disuruh USG (kyk emak2 hamil aja), trs gw dikasih unjuk deh dibagian mana problemnya.....ih serem cuma gara2 luka kecil aja gw bisa separah itu sakitnya
pokoknya saran gw nih ya :
1. Jgn lsg percaya itu maag, meskipun lo pny penyakitnya ataupun lo makan terlambat hr itu. inget2 apa yg dimakan sebelumnya
2. Kl kondisi udah sampe muntah2 dan ga bisa masuk makanan apapun bahkan minum air putih juga, segera ke dokter yg lo percaya. kl emg disuruh USG lsg laksanakan
3. Istirahat total, jauhi makanan dan minuman yg dilarang, minum obat secara teratur
4. Kl dokter memvonis empedu hrs diangkat itu keputusan pribadi anda, gw divonis jg hrs diangkat tp gw memilih untuk engga. hrs byk cari tau info ttg keuntungan dan kerugiannya (jelas lebih banyak kerugiannya) baik diangkat maupun tidak

gara2 sakit ini gw ga masuk kerja selama seminggu, bahkan setelah masuk gw hrs sering ijin kontrol ke dokter. alhamdulillah skrg sih udah engga, cuma gw jd punya kebiasaan perut gampang kembung, sendawa melulu kl ga bisa sendawa bakal ga nyaman bgt deh

kl bisa TS taro halaman depan nih, siapa tau bisa jd tambahan info

sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5358092

0 comments:

laporkan jika ada comment SPAM atau SARA di: MACHINE.MW[at]GMAIL.COM atau harsajet[at]yahoo.com

Posting Komentar

disclaimer

semua artikel yang berada di www.unikindo.com berasalkan dari sumber yang berbeda- beda, dan admin www.unikindo.com tidak mengklaim artikel tersebut. jika anda tidak setuju dengan penayangan artikel- artikel ini silahkan hubungi admin di: harsajet[at]yahoo.com