selamat datang di www.unikindo.blogspot.com temukan lebih dari 10.000 artikel unik dan selalu terupdate setiap harinya!

7 Kendaraan Tanpa Awak Next Generation

Written By unik on Minggu, 24 Oktober 2010 | Minggu, Oktober 24, 2010

Delapan tahun yang lalu, Predator drone yang diperlengkapi senjata mulai berpatroli di angkasa, membom target dan memberikan dukungan udara kepada prajurit dalam medan tempur. Tapi saat Taranis buatan BAE diperkenalkan kemarin, Predator sekarang terlihat kuno seperti pager dan kaset betamax jika dibandingkan dengan UAV generasi mendatang yang akan segera muncul. Memiliki kemampuan siluman, dilengkapi dengan komputer baru dan dipersenjatai dengan lengkap, ketujuh kendaraan tanpa awak ini berada di garis terdepan teknologi militer robotik.

Spoiler for gbr Novel Air System
Drone ini begitu baru, sampai mereka bahkan belum mulai membangunnya. Novel Air Capability adalah proyek UAV masa depan yang sedang dikembangkan di Inggris. Proyek ini dipimpin oleh BAE Systems, mereka berharap bisa membangun sebuah drone yang mampu lepas landas dan mendarat secara vertikal, seperti helikopter, tapi terbang seperti pesawat.


Spoiler for gbr nEUROn
Ini adalah produk awal Eropa yang memasuki pasar UAV canggih, nEUROn sangat mirip dengan drone generasi berikut lainnya dalam daftar kita. Diproduksi sebagian besar oleh perusahaan Perancis Dassault Aviation, dengan bantuan dari tujuh perusahaan dirgantara dan pertahanan Eropa, nEUROn lebih menyerupai sebuah percobaan untuk konsep UAV masa depan daripada sebuah pesawat yang akan segera dipakai untuk bertempur.


Spoiler for gbr Phantom Eye
Diperkenalkan Boeing kemarin, Phantom Eye ramah lingkungan, ia menggunakan bahan bakar hidrogen. Phantom Eye direncanakan tetap terbang di angkasa selama berhari-hari sambil peralatan pengamatannya yang rumit memonitor wilayah di bawahnya. Dengan panjang sayap 150 kaki, Phantom Eye merupakan salah satu UAV terbesar yang pernah diproduksi.


Spoiler for gbr CAST
Tidak seperti robot lainnya dalam daftar ini, Convoy Active Safety Technology (CAST) keluaran Lockheed Martin berjalan di darat. CAST adalah sebuah sistem mengemudi otomatis yang dipasang di sebuah truk reguler. Dengan begitu, CAST yang menangani urusan mengemudikan kendaran dari titik A ke titik B, sementara manusia bisa melakukan pemindaian ranjau darat.


Spoiler for gbr Taranis
Tidak terima kalau Amerika yang menguasai semua UAV, perusahaan departemen pertahanan Inggris BAE Systems memperkenalkan UAV generasi mendatangnya kemarin. Dinamakan Taranis, sesuai nama Dewa Petir bangsa Celtic, BAE berharap komputer canggih memungkinkan drone ini menjalankan misinya dengan lebih sedikit campur tangan manusia.


Spoiler for gbr X-47
UAV generasi mendatang dari Northrop Grumman, X-47 akan mengerjakan bagi AL AS apa yang dilakukan X-45 bagi AU AS. Sebagai hasilnya, X-47 akan lepas landas dan mendarat dari sebuah kapal induk.


Spoiler for gbr X-45
Dibangun oleh Boeing, X-45 merupakan salah satu dari UAV generasi mendatang yang dipesan oleh Pentagon. Seperti pesawat lain dalam daftar ini, pesawat ini mengambil kemampuan siluman, bentuk sayap dari pesawat pembom siluman B-2. Dilihat dari foto buram yang diambil dari pangkalan udara Kandahar di Afganistan, X-45 mungkin sudah menjalankan beberapa misinya.


0 comments:

laporkan jika ada comment SPAM atau SARA di: MACHINE.MW[at]GMAIL.COM atau harsajet[at]yahoo.com

Poskan Komentar

disclaimer

semua artikel yang berada di www.unikindo.com berasalkan dari sumber yang berbeda- beda, dan admin www.unikindo.com tidak mengklaim artikel tersebut. jika anda tidak setuju dengan penayangan artikel- artikel ini silahkan hubungi admin di: harsajet[at]yahoo.com